Modoers
13 Februari 2023

Membeli rumah untuk pasangan muda adalah salah satu tujuan keuangan yang biasanya menjadi prioritas, terlebih jika sudah ingin memiliki anak. Bagaimana tips membeli rumah untuk pasangan muda?
Salah satu mimpi pasangan muda adalah membeli rumah, karena rumah adalah bentuk fisik dari keluarga. Biasanya pasangan muda memiliki urgensi untuk membeli rumah, karena tidak ingin serumah dengan mertua atau ingin segera memiliki anak.
Berikut ini 3 tips membeli rumah untuk pasangan muda
Proses pertama membeli rumah adalah mencari rumah. Sekarang ini Anda dapat mencari rumah melalui website seperti rumah.com, rumah123.com, pinhome.id dan lain sebagainya.
Saat memilih lokasi, pertimbangkan akses transportasi umum ke tempat kerja, fasilitas sekitar (sekolah, rumah sakit, tempat makan), keamanan, air, lokasi rawan banjir, harga dan lainnya.
Jika sudah menemukan yang cocok, maka hubungi agen properti untuk melihat rumah atau rumah contohnya.
Agen properti bertugas untuk membantu mencarikan rumah yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan, serta membantu mengurus administrasi (administrasi notaris, penghubung ke pemilik lama/property developer, penghubung ke bank dan lainnya).
Biasanya dari 100 rumah yang dilihat secara online, Anda mendapatkan maksimal 10 rumah yang ingin didatangi.
Tahap kedua adalah mempersiapkan uang muka atau down payment. Jika Anda membeli rumah untuk ditinggali, saran perencana keuangan Finansialku, Melvin Mumpuni CFP®, perbesar uang muka, minimal 20% harga rumah.
Faktanya rumah yang ditinggali sendiri atau disewakan sama-sama memiliki peluang kenaikan harga. Perbedaanya rumah yang ditinggali dan disewakan adalah kemampuan menghasilkan pemasukan.
Rumah yang disewakan bisa menghasilkan pemasukan untuk menutup sebagian/seluruh cicilan KPR. Rumah yang ditinggali tidak bisa menghasilkan pemasukan.
Cara menyiapkan DP yang umum terjadi di Indonesia:
Anda dapat berkonsultasi dengan perencana keuangan atau Moduit advisor untuk perhitungan membeli rumah, misal:
Contoh 1 Andy dan Beta pasangan muda ingin membeli rumah. Harga sebuah rumah adalah Rp 1M dengan DP 40% atau Rp 400 juta. Saat ini baru ada uang Rp 100 juta, sehingga kurang Rp 300 juta. Maka berapa yang harus diinvestasikan setiap bulan?
Jika periodenya 2 tahun, maka Andy dan Beta perlu investasi modal awal Rp 100 juta ditambah investasi bulanan Rp 11 juta. Target investasi 7% per tahun.
Setelah itu baru memilih produk investasi yang sesuai, misal reksa dana, surat berharga pemerintah seri FR (Fixed Rate) atau saham blue chip.
Contoh 2 Bu Rini ingin membelikan properti untuk anaknya yang kuliah di Australia. Harga propertinya kurang lebih jika dikurs ke Rupiah, sebesar Rp 8 Milliar.
Bu Rini menginginkan setidaknya DP bisa mencapai 40% atau Rp 3,2M. Saat ini Bu Rini baru memiliki uang sebesar Rp 2M. Maka berapa yang harus diinvestasikan setiap bulan?
Jika periodenya 2 tahun, maka Bu Rini perlu investasi modal awal Rp 2M ditambah investasi bulanan Rp 35 juta. Target investasi 7% per tahun.
Setelah itu baru memilih produk investasi yang sesuai, misal reksa dana, surat berharga pemerintah seri FR (Fixed Rate) atau saham blue chip.
Anda dapat berkonsultasi dengan perencana keuangan atau Moduit Advisor untuk perhitungan membeli rumah.
Setelah DP tersedia, maka langkah selanjutnya adalah mengurus KPR.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika mengajukan KPR:
PT Moduit Digital Indonesia adalah perusahaan penasihat investasi di bawah OJK (Surat Keputusan: KEP-30/D.04/2019).
Selain itu Moduit juga memiliki layanan wealth management prioritas, bernama Moduit Beyond.
Anda dapat mulai menjadi klien Moduit Beyond, dengan mengisi formulir dan berinvestasi mulai dari Rp 1 M. Sebagai nasabah Moduit Beyond, Anda akan mendapatkan banyak benefit seperti:
Anda dapat menjadi klien Moduit Beyond dengan menghubungi kami di formulir ini atau menghubungi wealth advisor Moduit Beyond.
Investasi SekarangModoers
24 Desember 2025
Modoers
29 Juli 2025